Ketua DPRD Ajak Jakarta Perkuat Solidaritas bagi Korban Gempa NTT
Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin menyampaikan duka cita atas musibah gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) pagi.
"Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan,"
Suhud mendorong penguatan solidaritas kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
"Kami turut berduka cita dan prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Flores, Nusa Tenggara Timur. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan seluruh proses penanganan dapat berjalan dengan baik," ujar Suhud, Minggu (16/8).
Raih Pemred Award, Suhud Komitmen Perkuat Keterbukaan InformasiMenurut Suhud, penyaluran bantuan kemanusiaan perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan dan dikoordinasikan dengan pihak yang berwenang. Hal itu penting agar bantuan dapat tepat sasaran dan diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.
"Kami mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk melihat langkah bantuan yang dapat dilakukan sesuai aturan. Yang terpenting, bantuan tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit," tuturnya.
Suhud menilai, solidaritas kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah. Sebagai kota besar, Jakarta memiliki sumber daya dan jejaring yang dapat dikolaborasikan untuk mendukung penanganan bencana di daerah lain.
"Dalam situasi seperti ini, rasa kemanusiaan harus menjadi yang utama. Kita perlu hadir dan menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudara kita di NTT," kata Suhud.
Ia menegaskan, penanganan bencana membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan masyarakat luas. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi modal penting dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
"Musibah ini menjadi pengingat bahwa solidaritas dan gotong royong merupakan kekuatan kita sebagai bangsa. Mari kita membantu sesuai kemampuan dan melalui saluran yang tepat agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh saudara-saudara kita yang terdampak," tegasnya.
Suhud menambahkan, kepedulian tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk materi. Dukungan moral, tenaga, informasi, maupun keterlibatan dalam aksi kemanusiaan juga merupakan bentuk solidaritas yang berarti bagi masyarakat terdampak bencana.
"Jakarta harus terus menjaga semangat kepedulian dan gotong royong. Ketika kita bergerak bersama, sekecil apa pun kontribusi yang diberikan dapat menjadi kekuatan besar bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah," tandas Suhud.